Mengeluh atau Merenung?


Merenung atau Murung?

Merenung atau Mengeluh?

By : Jenter Pro

Sebenarnya apa sih yang sedang kamu pikirin??? kok keliatannya muka kamu sedih banget???

Aku sedang memikirkan nasib ku kelak ka???

Nasib???

***

Terlintas dibenak kita, apa yang bisa kita berikan nanti ya kalau saya udah lulus kuliah??? kalo saya udah lulus sekolah??? kalo saya udah punya istri, anak dan bahkan cucu-cicit asal jangan pakai cocot.. ntar jadi bekecot lagi.hhhe..πŸ˜€

Munkin salah satu jawabannya adalah kita harus segera berbenah. Berbenah dari mulai Mental kita, Pikiran kita, Fisik kita, Akhlak tingkah laku kita, dan segala macem perbenahan kebaikan harus segera dirilis dalam album pembaharuan hidup kita. ciee.. kayak mau bikin album kenangan aja..πŸ™‚

Kalo emang kita merenung untuk sebuah perubahan.. ya janganlah kita merenung terus tertunduk lesu dong.. ayoo.. kita harus bangkit.. merenung bukan berarti lesu.. tapi merenung itu bangkit menatap masa depan! Menatap Langit Kesuksesan Kita!

Menatap Langkit Kesuksesanku!

Menatap Langkit Kesuksesanku!

Teruslah bergerak untuk sebuah perubahan. dengan semangat optimisme, bangun terus mental positif dalam diri kita. Insya Allah, semua nya akan lebih baik dan Sukses akan kita raih dengan Keberlimpahan Berkah dari Rahmat Allah Subhanahu Wa Ta’ala..

Semoga kita mudah dalam menggapai Kesuksesan Dunia dan Akhirat!

Jangan mengeluh terus..! tapi terusslah merenung! karena dengan merenung kita akan lebih mudah berkontemplasi dengan Rabb Semesta Alam. Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Insya Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s