Bangun Kompetensi dan Integritas Amil Lewat Diklat


AMIL sebagai profesi yang tercantum dalam Al Qur’an merupakan pilihan. Seperti halnya profesi yang lain, seorang amil harus benar-benar menguasai bidang yang digeluti, dalam hal ini adalah seputar zakat, infak, sedekah dan wakaf (ziswaf).

amil

Oleh karena itu seorang amil harus memiliki pemahaman yang baik mengenai fiqh zakat, kemampuan manajerial dan mahir mendesain program. Selain itu motivasi dan komitmen seorang amil juga diperlukan karena akan mempengaruhi eksistensi sebuah organisasi pengelola zakat (OPZ).

IMZ melalui Sekolah Amil menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan yang diperuntukkan bagi organisasi pengelola zakat yang sedang berkembang. Pelatihan yang dilakukan rutin setiap tahun ini membekali para amil dengan pemahaman dasar mengenai zakat, karakter seorang amil dan kemampuan manajerial baik SDM, keuangan maupun program. Dengan bekal ini diharapkan akan terbentuk kompetensi dan integritas seorang amil.

Konsep pelatihan tahun ini dari segi kepesertaan sedikit berbeda. Jika tahun sebelumnya peserta pelatihan adalah fresh graduate dari perguruan tinggi yang siap bekerja sebagai amil, maka peserta sekolah amil tahun ini merupakan perwakilan dari lembaga pengelola zakat yang sudah berpengalaman minimal 1 tahun di lembaganya.

Dengan berbekal pengalaman di lapangan tentunya materi yang diberikan selama pelatihan lebih bisa diterima oleh peserta dan suasana pelatihan lebih atraktif. Lembaga yang tercatat mengirimkan perwakilan untuk berpartisipasi dalam sekolah amil ini di antaranya BAMUIS BNI, Rumah Yatim, Zakat Sukses Depok, Griya Yatim dan Dhuafa, Yayasan UIKA Bogor, Pilar Multi Insani, LAZ UIN Malang (El Zawa), Lazis PLN Batam, Pesantren Entrepreneur Bekasi dan LAZ Institut Pertanian Bogor yang saat ini sudah menjadi UPZ BAZNAS RI.

Sekolah amil diawali dengan stadium general dengan tema “Upaya Membangun Sistem Standarisasi Kompetensi Amil di Indonesia” dengan narasumber Bapak Ahmad Mukhlis Yusuf (Manajemen Tazkia). Acara ini dilaksanakan pada 28 Mei 3013 di Titan Center Jln. Boulevard Bintaro, Tangerang.

Turut hadir pula dalam acara ini, Ibu Nana Mintarti selaku Direktur IMZ. Stadium general ini sekaligus sebagai pembukaan secara resmi sekolah amil yang rencana pelaksanaannya hingga bulan Oktober 2013.

Kegiatan in class dilakukan selama sebulan penuh, mulai 29 Mei hingga 28 Juli bertempat di IMZ building Jl Ir H Juanda, Ciputat. Materi yang diberikan di antaranya personal development skill, fiqh ziswaf, manajemen keuangan organisasi pengelola zakat (OPZ), manajemen SDM, konsep dan strategi komunikasi organisasi, fund rising ziswaf, menulis efektif, serta strategi pendayagunaan zakat dan manajemen program.

Pemateri sekolah amil dalam sesi in class tidak hanya berlatar belakang praktisi zakat, tetapi juga dari kalangan akademisi. Hadir pula sebagai pemateri Bapak Erie Sudewo, penulis buku Character Building yang juga merupakan pendiri Dompet Dhuafa. Beliau memberikan materi tentang karakter diri seorang amil dan karakter kepemimpinan di lembaga zakat.

Beliau banyak memberikan inspirasi bagaimana membangun dan membesarkan sebuah lembaga nirlaba dengan terlebih dahulu membangun karakter. Sedangkan untuk materi strategi pendayagunaan dan pemberdayaan masyarakat disampaikan langsung oleh direktur IMZ, Ibu Nana Mintarti. Beliau merupakan orang yang sangat berpengalaman dalam bidang pemberdayaan masyarakat.

Untuk menghilangkan kejenuhan peserta sekolah amil, kegiatan in class diselingi dengan fund rising battle game (FBG) dan empowering battle game (EBG). Melalui kegiatan ini, peserta sekolah amil dapat langsung mengaplikasikan teori yang didapatkan selama perkuliahan, yakni strategi pengumpulan dana dan pemetaan untuk pemberdayaan masyarakat.

Bekerjasama dengan mitra IMZ, peserta sekolah amil dituntut menggalang dana sesuai target dalam waktu yang cukup singkat. Untuk EBG, peserta diajak ke pulau tidung, kepulauan seribu untuk merancang program pemberdayaan masyarakat.

Tidak cukup sampai di sini, meskipun program in class telah selesai, saat ini seluruh peserta sekolah amil sedang melaksanakan tugas internship (magang) selama 3 bulan (Juli-september). Magang dilakukan di lembaga asal yang mengirimkan atau di lembaga zakat yang merupakan mitra IMZ.

Melalui program ini diharapkan semua peserta mendapatkan kompetensi dan pengalaman untuk mengembangkan lembaga masing-masing dengan bekal materi pelatihan yang telah diberikan. Selesai magang seluruh peserta diwajibkan membuat laporan aktivitasnya selama magang yang akan dilanjutkan dengan sidang (ujian). Sekolah amil akan diakhiri dengan acara wisuda yang rencananya dilaksanakan pada 28 Oktober 2013.

Semoga sekolah amil yang diselenggarakan oleh IMZ ini mampu menjawab tantangan kebutuhan amil zakat yang kompeten dan profesional. Mencetak amil yang kompeten dan memiliki integritas untuk pengelolaan zakat di Indonesia yang lebih baik dalam rangka mewujudkan kesejahteraan umat. [*]

sumber : http://nasional.inilah.com/read/detail/2008702/bangun-kompetensi-dan-integritas-amil-lewat-diklat#.Ud9k1EGmj8z

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s